CSR di bidang pendidikan bukan sekadar tentang memberikan bantuan semata, tetapi juga membuka kesempatan bagi generasi muda untuk belajar dan berkembang di era teknologi yang semakin canggih saat ini. Saya percaya bahwa pengalaman dan pengetahuan yang mereka peroleh hari ini dapat menjadi bekal berharga untuk menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Hal itulah yang mendorong kamu untuk berkolaborasi antara JETE bersama NOLA School dalam menggelar kompetisi drone soccer. Melalui kegiatan tersebut, kami ingin menunjukkan bahwa teknologi tidak hanya menarik untuk digunakan, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk melatih ketangkasan, konsentrasi, dan kreativitas.
Mengapa CSR di Bidang Pendidikan Penting bagi Perusahaan?

Bagi saya, CSR di bidang pendidikan bukan sekadar bentuk tanggung jawab sosial, tetapi juga investasi jangka panjang untuk mendukung perkembangan generasi muda. Ada beberapa alasan mengapa hal ini penting bagi perusahaan:
1. Mempersiapkan Sumber Daya Manusia yang Berkualitas
Pendidikan menjadi fondasi dalam membentuk generasi yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan beradaptasi. Melalui CSR, perusahaan dapat ikut membuka kesempatan belajar yang relevan dengan kebutuhan masa depan.
2. Membuka Akses terhadap Pengetahuan dan Teknologi
Tidak semua generasi muda memiliki kesempatan yang sama untuk mengenal perkembangan teknologi. Program CSR dapat membantu memperluas akses pembelajaran melalui pelatihan, pendampingan, dan pengalaman praktik langsung.
3. Mengembangkan Keterampilan dan Kreativitas
CSR pendidikan tidak harus selalu berupa bantuan materi. Perusahaan juga dapat menghadirkan kegiatan yang melatih kreativitas, kemampuan berpikir kritis, kerja sama, dan keterampilan teknis yang bermanfaat bagi generasi muda.
4. Membangun Hubungan Positif dengan Masyarakat
Melalui kegiatan pendidikan yang relevan, perusahaan dapat membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat. Saya percaya bahwa kepercayaan tidak hanya dibangun melalui produk dan layanan, tetapi juga melalui kontribusi nyata yang diberikan.
5. Menciptakan Manfaat Sosial Jangka Panjang
Bagi saya, keberhasilan CSR bukan diukur dari besarnya anggaran atau banyaknya kegiatan yang dilaksanakan. Hal terpenting adalah manfaat yang diterima masyarakat dan bagaimana program tersebut dapat dikembangkan secara berkelanjutan.
Baca juga: Apa Itu CSR? Tanggung Jawab yang Harus Dilakukan Perusahaan
Belajar dari Kolaborasi JETE X NOLA School Melalui Drone Soccer

Salah satu penerapan CSR di bidang pendidikan yang kami lakukan melalui JETE adalah kolaborasi bersama NOLA School dalam penyelenggaraan kompetisi drone soccer pada 1 November 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari NOLA School Maker Faire 2026 di Sungkono Lagoon Avenue, Surabaya.
Melalui kegiatan tersebut, kami ingin memperkenalkan teknologi drone dengan pendekatan yang lebih interaktif dan memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk mencoba serta mempelajarinya secara langsung.
Drone soccer merupakan permainan kompetitif menggunakan drone berbentuk bola yang dikendalikan untuk bermanuver dan mencetak poin melalui gawang. Meski terlihat seperti permainan biasa, aktivitas ini membutuhkan konsentrasi, ketangkasan, koordinasi mata dan tangan, serta kemampuan mengambil keputusan dengan cepat. Dalam permainan beregu, peserta juga mendapatkan kesempatan untuk melatih kerja sama dan menyusun strategi.
Menurut saya, di sinilah nilai edukasi yang menarik dari Drone Soccer. Peserta tidak hanya belajar mengoperasikan perangkat, tetapi juga mengembangkan keterampilan melalui pengalaman yang menyenangkan.
Saya percaya bahwa pembelajaran tidak selalu harus berlangsung secara konvensional. Terkadang, aktivitas yang menarik justru dapat menjadi pintu masuk untuk membangun rasa ingin tahu terhadap perkembangan teknologi.
Antusiasme peserta selama kompetisi menjadi hal positif yang kami lihat. Bagi saya, kegiatan ini bukan hanya tentang siapa yang memenangkan pertandingan, melainkan kesempatan bagi generasi muda untuk mendapatkan pengalaman dan mengenal potensi teknologi lebih luas.
Baca juga: 10 Contoh Program CSR Perusahaan di Indonesia dalam Berbagai Bidang
Membangun Program CSR yang Berdampak dan Berkelanjutan

Menjalankan program CSR tidak cukup hanya dengan menghadirkan kegiatan yang menarik. Perusahaan juga perlu memahami tujuan yang ingin dicapai, siapa yang menerima manfaat, serta bagaimana program tersebut dapat memberikan nilai dan dampak dalam jangka panjang.
Menurut saya, CSR yang baik harus relevan dengan kebutuhan masyarakat dan disesuaikan dengan kemampuan perusahaan. Pendekatan ini juga berkaitan dengan aspek sosial dalam prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya tanggung jawab perusahaan terhadap masyarakat dan pengembangan sumber daya manusia.
Dalam konteks yang lebih luas, CSR di bidang pendidikan juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4, yaitu Pendidikan Berkualitas, termasuk Target 4.4 yang menekankan peningkatan keterampilan teknis dan kejuruan yang relevan bagi generasi muda.
Saya melihat bahwa kolaborasi JETE bersama NOLA School memiliki relevansi dengan tujuan tersebut, terutama melalui kesempatan bagi peserta untuk mengenal dan mempraktikkan teknologi drone.
Meski begitu, satu kegiatan tentu tidak serta-merta menghasilkan perubahan besar. Dampak pendidikan membutuhkan proses, konsistensi, serta evaluasi untuk mengetahui manfaat yang benar-benar diperoleh peserta.
Karena itu, saya percaya bahwa CSR perlu dipandang sebagai komitmen yang terus dikembangkan, bukan sekadar kegiatan yang selesai setelah acara berlangsung. Perusahaan dapat memulainya dari langkah sederhana yang sesuai dengan bidang usahanya, kemudian mengevaluasi hasilnya agar program berikutnya semakin relevan.
Baca juga: Manajemen Risiko Bisnis: Pelajaran Saya dalam Mengambil Keputusan
Refleksi

Sebagai seorang pemimpin perusahaan, saya menyadari bahwa membangun bisnis bukan hanya tentang mencapai target dan memastikan perusahaan terus berkembang. Ada tanggung jawab untuk memikirkan bagaimana pertumbuhan tersebut juga dapat memberikan dampak dan manfaat positif bagi masyarakat.
Bagi saya, CSR di bidang pendidikan merupakan salah satu investasi sosial yang penting karena berkaitan dengan masa depan generasi berikutnya. Melalui kolaborasi JETE bersama NOLA School tersebut, kami mencoba mengambil langkah untuk mendukung pengenalan teknologi dan pengembangan keterampilan generasi muda.
“Saya berharap semakin banyak perusahaan yang melihat CSR bukan hanya sebagai tanggung jawab sosial semata, tetapi juga kesempatan untuk membuka peluang bagi orang lain untuk semakin berkembang. Sebab, pertumbuhan bisnis akan memiliki makna yang lebih luas ketika keberhasilannya turut memberikan ruang bagi masyarakat untuk belajar dan berkembang.”